Murung Raya Kenalkan PLTB dan Drum Seeder, Teknologi PM-AAS Dibawa ke Petani
MURUNG RAYA– Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kalimantan Tengah mendorong penerapan teknologi pertanian modern melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembukaan Lahan Tanpa Bakar (PLTB) dan sosialisasi Alat Tanam Benih Langsung (Atabela/Drum Seeder) PMAAS di Kabupaten Murung Raya (1/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Murung Raya tersebut diikuti sekitar 40 peserta, terdiri atas penyuluh, jajaran Dinas Pertanian dan Perikanan, serta petani ladang.
Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Murung Raya menekankan pentingnya Bimtek ditindaklanjuti melalui penerapan teknologi di lapangan. Menurutnya, PLTB menjadi pendekatan penting bagi Murung Raya yang mayoritas petaninya masih mengandalkan sistem perladangan.
“Dengan adanya Bimtek ini, peserta khususnya penyuluh diharapkan mampu memberikan pemahaman dan pendampingan kepada petani agar tetap dapat melakukan kegiatan pertanian secara produktif tanpa membakar lahan,” ujarnya.
Penerapan PLTB juga diarahkan untuk mendukung peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT), khususnya pada periode Oktober–Desember melalui pengembangan padi ladang/gogo maupun padi sawah dengan dukungan teknologi PMAAS.
Sementara itu, PJ Swasembada Kabupaten Murung Raya menegaskan perlunya sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh, BRMP, dan petani dalam mendukung program strategis Kementerian Pertanian menuju swasembada pangan berkelanjutan.
Kehadiran BRMP di daerah diharapkan mampu memperkuat penerapan teknologi sekaligus mengawal berbagai intervensi pemerintah, termasuk optimalisasi lahan, bantuan pemerintah, dan PMAAS agar tepat sasaran serta memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produksi pertanian.
Melalui kegiatan ini, BRMP Kalteng mendorong agar transfer pengetahuan tidak berhenti pada pelatihan, tetapi dilanjutkan dengan aksi nyata berupa gerakan tanam dan penerapan PLTB serta teknologi Drum Seeder di tingkat petani.